RUMUS SAMPLING MENURUT AHLI INDONESIA:
RUMUS SAMPLING MENURUT AHLI LUAR:
1). Menurut ahli indoneisa (Notoatmodjo 2007)
Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih
secara tertentu sehingga dianggap mewakili populasinya. Besar sampel dalam
penelitian menurut Notoatmodjo, (2007) diambil berdasarkan rumus berikut :
Keterangan :
n = Jumlah
Sampel
N = Jumlah
Populasi
d =tingkat kepercayaan / ketepatan (0,05)
2). Menurut ahli indoneisa rumus (Wibisono)
Teknik yang Penulis gunakan dalam pengambilan sampel
adalah teknik non-probability sampling (tidak seluruh populasi diambil),
kategori purposive, yang menggunakan rumus Wibisono dalam Riduwan dan Akdon
(2013) :

N = jumlah sampel
Za/2 = nilai
dari tabel distribusi normal atas tingkat keyakinan 95% = 1,96.
s = standar deviasi 25%
e = error (batas kesalahan = 5%)
Batas kesalahan atau margin of error dalam
penelitian Warunk Upnormal Dharmahusada ini adalah 5%, sehingga tingkat
akurasinya sebesar 95%. Sampel yang diambil untuk mengisi kuesioner online
sejumlah 100 responden.
RUMUS SAMPLING MENURUT AHLI LUAR:
1). Cochran, W. G. (1977), dalam bukunya berjudul “Sampling
techniques” edisi ke 3 menjelaskan suatu formula sampling yang dapat anda
jadikan referensi. Cochran membagi 2 teknik menentukan sampel berdasarkan data
populasi yang bersifat kontinu dan bersifat kategori.
Formula Cochran untuk data kategori :
dimana:
n = ukuran sampel yang akan kita cari
z = nilai tabel z ( tabel distribusi normal) pada
tingkat kepercayaan tertentu.
p = proporsi kategori dari total seluruh kategori.
Nilainya berupa nilai desimal antara 0-1, misal 0.5, 0.2, dst.
q = proporsi kategori lain selain p yang juga
dituliskan sebagai (1-p)
e = margin error
Contoh :
katakan kita ingin mengevaluasi
program penyuluhan yang mengajak petani untuk menggunakan metode baru.
Anggaplah populasinya besar tetapi kita tidak tahu persentase dari penerimaan
metode baru tersebut. Oleh karena itu, kita berasumsi tingkat penerimaannya
50:50 atau p = 0,5. Selanjutnya kita pilih α = 0,05 dan keakuratan 5% . Jumlah
sampel yang diperlukan adalah sebagai berikut:
n = ukuran sampel yang akan dicari
z = nilai z berdasarkan pada alpha tertentu, lihat tabel z
s = standard deviasi dari populasi, dan
e = margin error 2). Formula Jacob Cohen (dalam Suharsimi Arikunto,
2010:179)
N = L / F^2 + u + 1
Keterangan :
N = Ukuran sampel
F^2 = Effect Size
u = Banyaknya ubahan yang terkait dalam penelitian
L = Fungsi Power dari u, diperoleh dari tabel
N = 19.76 / 0.1 + 5 + 1 = 203,6, dibulatkan 203
N = Ukuran sampel
F^2 = Effect Size
u = Banyaknya ubahan yang terkait dalam penelitian
L = Fungsi Power dari u, diperoleh dari tabel
Power (p) = 0.95 dan Effect size (f^2) = 0.1
Harga L tabel dengan t.s 1% power 0.95 dan u = 5 adalah 19.76
maka dengan formula tsb diperoleh ukuran sampelN = 19.76 / 0.1 + 5 + 1 = 203,6, dibulatkan 203




